"Riset kita hari ini bukan sekadar perlu diperbaiki, tetapi harus dipulihkan marwahnya sebagai jalan pencarian kebenaran dan pemecahan masalah bangsa."
Dosen, peneliti, dan pendiri LP2STM-Aceh. Mengabdi pada ilmu, teknologi, dan kemanusiaan dari Aceh untuk Indonesia.
Pendiri LP2STM-Aceh
Ketua Pertama 2014–2019
Ketua Pembina 2019–Sekarang
Sosok di balik berdirinya LP2STM-Aceh. Seorang akademisi, peneliti, dan penggerak teknologi.
"Menjadi lembaga riset swasta berstandar internasional yang tetap memperhatikan nilai-nilai lokal dalam mengembangkan IPTEK, pendidikan, dan seni untuk meningkatkan kualitas hidup dan peradaban."
Perjalanan panjang dari sebuah gagasan menjadi warisan. Geser untuk menjelajah.
13 Oktober 2014, LP2STM-Aceh resmi berdiri. Akta Notaris No. 09 disahkan.
HUT ke-1 dan peluncuran situs resmi www.lp2stm.or.id.
MoU dengan Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah (FT-USM).
Milad ke-3 dengan tema soliditas organisasi profesi peneliti.
Estafet kepemimpinan kepada Saisa.
NIB diterbitkan 4 September 2021.
Transformasi kelembagaan di bawah PT Lembaga Teknokrat Mandiri.
Komunitas Andaman resmi dibentuk.
Transformasi Pusat Komando Digital Aceh – Phase 1 dimulai.
Target LP2STM Roadmap 2030: integrasi data, riset, AI, dan pusat inovasi digital.
Visi jangka panjang: LP2STM tetap relevan, berintegritas, dan berdampak.
Karya ilmiah yang lahir dari dedikasi riset dan pendidikan.
Mendorong insentif riset berbasis dampak nyata: paten, adopsi teknologi, dan penyelesaian persoalan lokal.
Layanan Klinik Kekayaan Intelektual untuk pendampingan paten, copyright, dan hilirisasi produk inovasi.
Fasilitator bagi peneliti dan masyarakat dalam pengelolaan HKI di bawah PT Lembaga Teknokrat Mandiri.
Skema insentif riset berbasis dampak nyata: paten, adopsi teknologi, dan penyelesaian persoalan lokal.
"Jika tidak lewat mekanisme LP2STM, jangan bawa ke kami."— Arahan tegas Pendiri dalam Naskah Singkat Majelis Badan Pendiri LP2STM–Aceh
"Riset kita hari ini bukan sekadar perlu diperbaiki, tetapi harus dipulihkan marwahnya sebagai jalan pencarian kebenaran dan pemecahan masalah bangsa."— Pers release 25 Juli 2025
"Pesan kami, terus berkarya dan berjaya. Serta bekerja sambil berusaha mewujudkan cita-cita lembaga demi terwujudkan perkembangan ilmu pengetahuan & teknologi."— Pesan pada penetapan Ketua dan Direktur baru LP2STM, 2019
"Kini statusnya sudah jelas: keempat pulau itu milik Aceh. Maka Pemerintah Aceh harus segera ambil posisi—bukan menunggu, bukan sekadar menyambut."— Pernyataan terkait empat pulau strategis Aceh, 2025
Warisan strategis untuk keberlanjutan lembaga lintas generasi.
Phase 1 (2026): integrasi data, riset, media digital, AI, dan pusat informasi berbasis komunitas.
Pusat integrasi data dan teknologi, command center komunitas, pusat inovasi digital Aceh, laboratorium AI lokal, dan penguatan SDM teknologi.
Program nasional untuk mendorong kolaborasi akademisi dalam penulisan buku ilmiah.
Wadah bagi anak muda teknokrat mandiri dan hebat untuk mengukir sejarah baru.
Legacy paling fundamental: LP2STM harus bertransisi dari lembaga yang kuat karena figur menjadi institusi yang kokoh karena sistem.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam hormat untuk seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan LP2STM,
Hari ini, ketika kita menatap halaman ini, kita tidak sedang mengenang seorang figur. Kita sedang menegaskan sebuah arah. LP2STM bukan milik satu orang. LP2STM adalah rumah bersama bagi mereka yang percaya bahwa riset adalah jalan kebenaran, dan ilmu adalah cahaya peradaban.
Saya mengingat betul ketika pada 13 Oktober 2014, bersama beberapa rekan visioner, kita menancapkan tonggak pertama lembaga ini. Waktu itu, tidak banyak yang percaya bahwa sebuah lembaga riset swasta di Aceh mampu bertahan, apalagi berdampak. Namun, kita membuktikan bahwa integritas, etika riset, dan mekanisme kolektif adalah fondasi yang jauh lebih kokoh daripada popularitas sesaat.
Visi kita sederhana namun tegas: menjadi lembaga riset berstandar internasional yang tetap berpijak pada nilai-nilai lokal. Kita tidak perlu menjadi besar untuk bermanfaat. Kita hanya perlu jujur pada ilmu, setia pada kebenaran, dan konsisten pada perjuangan.
Saya berpesan kepada seluruh keluarga besar LP2STM:
"Menghormati pendiri berarti mematuhi sistem yang beliau bangun. Melewati mekanisme bukanlah loyalitas, melainkan pelemahan lembaga."
Ini bukan penolakan terhadap siapa pun. Ini adalah pernyataan kepercayaan bahwa LP2STM telah dan harus berdiri di atas mekanisme kolektif, etika riset, tanggung jawab struktural, dan pembagian peran yang jelas.
Hari ini, kita sedang bertransisi. Bukan dari kuat menjadi lemah, tetapi dari kuat karena figur menjadi kokoh karena sistem. Transisi ini bukan pengingkaran terhadap warisan, melainkan cara paling bermartabat untuk menjaganya agar LP2STM tetap hidup lintas generasi.
Teruslah berkarya dan berjaya. Bekerjalah sambil berusaha mewujudkan cita-cita lembaga demi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena hanya dengan cara itulah LP2STM akan tetap relevan, berintegritas, dan berdampak bagi Aceh dan Indonesia.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Zikrul Khalid, ST., MT
Pendiri LP2STM–Aceh